Selasa, 18 Desember 2012

ledakan tangis



Jum’at,13 Januari 2012

Semua masalah yang ku pendam meledak...
Pemicunya adalah beliau yang terhormat...
Terima kasih karena bersedia menguji kesabaranku...
Terima kasih karena telah melatihku menghadapi ujian yang begitu berat...

Bola mataku terasa penuh saat ku menuruni tangga gedung itu...
Sesaat ku berhenti untuk menguatkan hati dan langkahku...
Namun kepercayaan diriku untuk terus bertahan menguap ketika seseorang bertanya mengapa aku menangis
Ku katakan tidak apa-apa

Hingga ku terdiam di antara teman-temanku di teras sebuah mushola...
Sejenak ku mencoba bertahan, bergeming saat seseorang bertanya padaku...
Selepas itu pun suara bantingan buku memecah keheningan...
Ku berlari masuk ke mushola dan bebas...
Bebas untuk mencurahkan isi hati dan isi kelenjar air mataku...
Semua kristal air itu jatuh tak tertahan lagi...
Biarkanlah membanjiri hatiku yang kering dan gersang dari jelaga kebahagiaan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar